CTSS IPB University Resmi Menjadi Member The UN Sustainable Development Solutions Network

Keterlibatan CTSS IPB University dalam SDSN ini merupakan strategi dan entery point dalam upaya belajar bersama untuk menghasilkan sustainable science dengan seluruh stakeholders baik skala lokal maupun internasional.

Sebagai pusat kajian sains berkelanjutan, Center for Transdisciplin and Sustainable Science, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (CTSS) IPB University secara resmi diterima menjadi anggota The UN Sustainble Development Solutions Network. Bergabungnya CTSS IPB University sebagai member SDSN turut menambah daftar institusi Indonesia yang tergabung dalam SDSN.

The UN Sustainable Development Solution Network (SDSN) didirikan pada tahun 2012 di bawah naungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB). SDSN berusaha memobilisasi keahlian ilmiah dan teknologi global untuk mempromosikan solusi praktis untuk pembangunan berkelanjutan termasuk implementasi pilar Sustainable Development Goals (SDGs) dan Perjanjian Paris tentang Perubahan Iklim melalui pendidikan, penelitian, analisis kebijakan dan kerja sama global.

Dengan bergabungnya CTSS IPB University sebagai anggota SDSN, Prof Damayanti Buchori, selaku Kepala CTSS IPB University menerangkan pihaknya ingin turut berkontribusi pada pemecahan masalah dari skala lokal sampai global, terutama dalam creating sustainable science.

“Di jaman global ini, kerjasama internasional makin penting karena interconnectedness di isu-isu lingkungan yang memerlukan pemecahan masalah lintas negara. Seperti, masalah krisis iklim, sampah, kebakaran hutan, ini memerlukan pemikiran bersama-sama,” terang Prof Damayanti.

Oleh karena itu, lanjutnya, keterlibatan CTSS IPB University dalam SDSN ini merupakan strategi dan entery point dalam upaya belajar bersama untuk menghasilkan sustainable science dengan seluruh stakeholders baik skala lokal maupun internasional.

Berkaitan dengan hal tersebut, CTSS IPB University bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah berusaha mewujudkan pembangunan hijau dengan mengusung program lanskap berkelanjutan. Program lanskap berkelanjutan ini dimaksudkan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan berbasis lingkungan di wilayah Sumatera Selatan. Kerjasama tersebut juga menghasilkan rumusan kebijakan tentang indeks lanskap yaitu dying landscape index.[RA]

Member UN SDSN Selengkapnya Disini

Share

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published.